June 5, 2016

THE CLIENTS

NoteNo Comments

You Are Here:THE CLIENTS

Beberapa kali dapat job dari client, komunikasi dengan orang yang berbeda-beda, men-delivery kebutuhan yang berbeda, muncul cerita yang berbeda-beda. Kadang ketemu client yang udah jelas maunya apa, kadang juga malah sebaliknya, nggak tahu maunya gimana.

Dapat client yang sangat mandiri itu memudahkan pekerjaan. Hehe. Udah buat script sendiri, ngrekam voice over sendiri, dan jelas maunya gimana. Bahkan sangat detail maunya gimana. Di bagian ini minta animasinya begini, di bagian itu animasinya begitu. Seneng kalau dapat brief yang jelas begini. Lebih asik lagi kalau si client paham betul rate seharusnya berapa. Ihiiiyyy.. \^^/

Di lain waktu aku dapat client yang masih bingung maunya gimana. Nah, ini tantangan sebenernya. Menggali kebutuhan orang itu ternyata nggak mudah. Kalau client bingung, apalagi aku gimana mau ngerjainnya. Kan tambah bingung. Perlu jam terbang untuk membangun komunikasi yang baik dengan client.

Aku juga pernah nerima job yang scriptnya berasa makalah. Script itu textbook banget. Dan itu panjangnya 7 atau 8 halaman (script doang, bukan brief). Ada banyak kosakata yang baru aku denger dan bagiku itu asing banget karena memang dia ambil fokus di bidang tertentu. Ini berat. Kalau aku nggak paham dengan apa yang dia bahas, gimana aku bisa memvisualkan kebutuhannya dia. Ini PR banget memang. At the end, aku nggak puas dengan hasilnya.

Aku juga pernah dapet voice over yang aduhhhhh.. rekamannya kurang bagus, terus dibawain dengan flat dari awal sampai akhir. Aku gemes banget dengan hal kayak gini. Ya karena menurutku kekuatan narasi itu ada di bagaimana itu dibawakan dengan tepat. Intonasinya pas, jedanya juga pas, pelafalannya jelas, dibawakan juga dengan antusias. Dalam hal ini aku justru lebih banyak ngamatin penyiar radio bagaimana mereka siaran. Karena dari situ aku mendapat gambaran bagaimana seharusnya narasi dibawakan. Aku juga ngebayangin bagaimana pengisi suara untuk film-film animasi bisa membawakan itu dengan suara yang ekspresif. 😀 Sepertinya suatu hari ini aku perlu menawarkan diri jadi narator juga untuk mengatasi masalah ini. Aku mungkin nggak akan merekam itu di studio, but I know how to handle it.

The last, ada client yang mau hasilnya bagus tapi nggak ngasih brief yang jelas, terserah yang buat aja, durasinya lama, dan deadline-nya besok. What?! Kalau kayak gini mending nggak aku terima sekalipun dia berani bayar mahal. Bagiku ini bukan soal duitnya. Kerja kreatif bukan hal yang bisa diburu-buru. Buat aset video butuh waktu, mixing sound butuh waktu, buat motion-nya juga butuh waktu.

Aku sering ditanya, “Buat video yang itu berapa hari? Aku jawab 3 minggu. Orang yang nanya setengah kaget gitu. Iyalah video itu asetnya banyak, aku mixing sound juga, buat motion-nya juga. Hehe..

Brief yang jelas, narasi yang bagus, dapat deal yang bagus itu adalah perpaduan yang pas. Tapi nggak selamanya aku bisa ketemu yang seperti itu. Once again, butuh jam terbang untuk membangun komunikasi yang baik dengan client. Bisa men-delivery kebutuhan mereka dan memberikan hasil yang terbaik itu sangat penting bagiku. That’s my pleasure. Kadang aku sampai stalking socmed si client kalau memang harus nggambar karakter. Ngamatin apa yang sering dipakai, rambutnya luruskah atau bergelombangkah, hidungnya gimana.. Bahaha.. Aneh memang. Tapi nggak cuma aku yang kayak begitu. Kemarin aku dengerin illustrator bukunya Rene Suhardono (Ultimate U Scrap Book), ehh dia ngaku kalau stalking mas Rene untuk bisa buat ilustrasinya. Wkwkwkw..

About the author:

Eria Arum adalah seorang yang passionate di bidang ilustrasi dan motion graphic. Saat ini tengah membuat English Learning Video untuk #EasyEnglish @karlinakuning.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top