December 25, 2016

Menembus Batasan Belajar Konvensional

NoteNo Comments

You Are Here:Menembus Batasan Belajar Konvensional

Selama ini kita memahami bahwa belajar didefinisikan dengan duduk di kelas dan mendengarkan guru yang sedang menjelaskan di depan siswa. Sebaliknya, segala hal yang dilakukan di luar kelas itu bukanlah proses belajar, membuang waktu, dan merupakan hal yang tidak berguna. Tidak mengherankan kalau lingkungan kita sangat mengelu-elukan patokan akademis.

Membuat pilihan yang tidak lazim dalam belajar, membawa konsekuensi bahwa aku harus siap belajar dari mana saja dan siapa saja. Mulailah aku membeli buku-buku yang mendukung, ikut kursus (yang tidak memuaskan), dan berakhir dengan belajar dari video-video di youtube. Video yang aku tonton pun tidak aku batasi hanya yang berbahasa Indonesia. Bahkan sebagian besar yang aku tonton menggunakan pengantar berbahasa Inggris. Kenapa? Karena menurutku ilmu yang paling update masih dari luar negeri. Dan, kalau kuliah di luar negeri kan ya bahasa pengantarnya bahasa Inggris bukan Indonesia. (Ya, ini tergantung kuliah di negara mana sih.) :) Wkwkwkwkw

Karena bidangku merupakan bidang kreatif, aku juga akhirnya mengikuti video-video dari youtube Adobe Creative Cloud dan juga twitch.tv/adobe . Beberapa kali nonton streaming-nya, dan ketemulah satu ilustrator yang menggunakan photoshop untuk menggambar. Aku sungguh mendapatkan pencerahan. Namanya, Syd Weiler (@SydWeiler). Aku mulailah follow twitternya. Dan makin hari, makin banyak ilustrator (sekaligus animator) yang aku follow. Jadi, timeline twitterku banjir artwork.

Melihat karya orang lain yang mengagumkan, karena rasa penasaran, aku mulai memberanikan diri untuk bertanya (in English). Karena yang aku follow sebagian besar tinggal di luar negeri.
I okt

Jadi ketagihan untuk mention. (Bancakan dulu karena ganti nama, wkwkwwk)
I Dec A

Dapat kata kuncinya, wave warp. Wave warp itu salah satu efek di After Effects.
I Dec B

Ini malah, aku dijelasin detailnya. Baik banget yak..
I Dec C1
I Dec C2
I Dec C3
I Dec C4

Dari hal ini, aku belajar bahwa aku bukan hanya warga negara Indonesia, tapi juga warga dunia. Jadi, aku bisa terkoneksi dengan siapapun di dunia ini. Guru itu tersebar di manapun, di seluruh dunia.

2 tahun lebih aku terbiasa (atau dibiasakan keadaan) mencampur bahasa Inggris dan Indonesia walaupun hanya dalam chat, ternyata ada gunanya. Itu hasilnya, berani bertanya dalam bahasa Inggris. Dan sekarang, sometimes I produce english automatically in daily conversation. Walaupun hanya satu atau dua kata, atau satu atau dua kalimat itu sudah dikeluarkan secara otomatis. Jadi, belajar bahasa Inggris tidak lagi untuk nilai, tapi untuk komunikasi. Dan aku selalu berimajinasi mendapatkan klien dari luar negeri. Bagaimana aku akan berkomunikasi kalau bukan dengan bahasa Inggris, kan nggak mungkin juga dengan bahasa perasaan. Wkwkwkwkwk 😀

2 tahun berlalu ketika aku membuat pilihan yang tidak lazim itu. Sebagian masih menganggap aku stagnan. Tapi, yang aku dapat malah sebaliknya. Dari gambarku yang aneh, sampai sekarang menurutku lebih punya nilai jual. Dari yang nggak ngerti apa-apa soal animasi, jadi ngerti ada motion graphic juga, dan berteman dengan After Effects. Jadi, apa yang aku lakukan selama 2 tahun ini? Illustrating and animating. Dan, sudah hampir sebulan aku bergabung dengan BomberStudio.co , yang cocok sekali dengan apa yang aku tekuni selama 2 tahun ini. It’s a new adventure and a new challenge. Aku sebulan ini masih beradaptasi dengan work load yang baru. Dan jujur, masih keteteran. Makanya, rencana untuk membuat video-video tutorial di channel youtube-ku harus ditunda dulu. But, I’ll figure it out.

Ini karakter-karakter yang aku buat untuk Bomber Studio. More and more characters to go..


A video posted by Eria Arum (@eriaarum) on


Aku belajar bahwa seluruh alam raya ini adalah kelas dan gurunya bisa di mana saja. Menariknya, aku mulai belajar karena rasa penarasan. Sebagian besar kelas yang aku ikuti ada di youtube. Aku juga belajar dari klien. Bahkan aku sekarang tahu bahwa twitter masih bagus sebagai media untuk bertanya dan berinteraksi. Dan sekarang aku punya tempat belajar juga di Bomber Studio, dibayar pula. How couldn’t I be more grateful than this.

🙏🙏

About the author:

Eria Arum adalah seorang yang passionate di bidang ilustrasi dan motion graphic. Saat ini tengah membuat English Learning Video untuk #EasyEnglish @karlinakuning.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Top