DUA LIMA

DUA LIMA

Kemarin aku baru ikut acara sharing beasiswa LPDP dari para awardee. Pulangnya, aku dapat brosur ini. Dan yang menarik perhatianku adalah soal rumah baca.
IMG_20160209_154136
IMG_20160209_154204
Sepanjang perjalanan pulang, aku tiba-tiba terpikir untuk menunaikan sesuatu yang seharusnya aku lakukan bulan kemarin. Bulan kemarin umurku bertambah, dan aku pengen melakukan sesuatu yang beda aja. Terlalu mainstream kalau hanya mentraktir teman. Waktu itu aku juga belum tahu ingin melakukan apa tepatnya. Dan ketika aku membaca brosur itu, that’s it. I know what I’m gonna do.

Jadilah ini untuk rumah baca..
IMG_20160209_225224
Ah yaa.. Ini nggak seberapa memang. Dan ini ada sumbangan dari temenku juga. Tetapi suatu hari nanti, aku pengen membuat rumah baca. Sementara sekarang belum memungkinkan, ya aku pikir gimana kalau support aja rumah baca yang ada. Sama aja kan ya? 😀

Bagiku, sebuah hal yang menyenangkan ketika melihat orang-orang membaca buku. Apalagi kalau mereka kemudian menemukan sebuah cara pandang baru dari buku-buku tersebut. Atau bahkan mereka berani untuk menembus batas, beyond their imagination. Bahkan seorang Andy F. Noya saja mengaku bahwa buku yang ditulis oleh Prof. Rhenald Kasali mempengaruhi hidupnya. Betapa dahsyatnya buku itu kan?
Screen Shot 2016-02-09 at 2.55.36 PM
Menurutku, orang yang senang membaca adalah orang yang selalu punya curiosity dan memilih untuk menjadi lifelong-learner. Karena ilmu pengetahuan dalam bidang apapun akan selalu berkembang. Lihat saja orang yang senang membaca di sekitarmu, dugaanku mereka lebih open-minded dan tidak mudah menghakimi sesuatu.

Dan sebenarnya ada sebuah pertanyaan yang selalu mengusik, “Sekian tahun aku hidup di dunia ini, apa yang sudah aku lakukan untuk orang lain?”. Aku mikir aja, seorang Andri Rizki Putra (penulis Orang Jujur Tidak Sekolah), di usia antara 22-23 sudah membuat YPAB untuk memfasilitasi mereka yang putus sekolah untuk belajar dan mendapatkan ijazah paket A, B, dan C. *nutupin kaca*

Setiap orang punya caranya sendiri untuk berbagi. Sementara, aku baru bisa berbagi buku. Mungkin di lain waktu aku juga berbagi tenaga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *